Tampilkan postingan dengan label Pre-School Contest VI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pre-School Contest VI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2012

Hampir Mendekati 100%,Waktu Pengumpulan Foto Mading Menghitung Jari

100% Mading SMA Pomosda
Jedag-jedug suara jantung yang berdetak menggetarkan dada seiring dengan jalannya nadi yang mengalir pada tubuh. Namun,hal yang demikian tidak menjadi pengaruh para pelajar SMA Pomosda, yang menjadi peserta Perang Mading School Contest VI. Dengan kesempatan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan tugas menuju seleksi  perang mading yang dapat sudah dihitung jari,akhirnya sudah 98% mereka selesaikan dan hanya beberapa saja yang perlu mereka pertimbangkan dalam pemasangan peletakkan artikel yang sesuai,khususnya untuk artikel pendukung atau tambahan.

Karena syarat seleksi yang akan dilakukan pada perlombaan perang mading hanya cukup mengumpulkan foto dari mading tersebut. Maka taktik atau strategi yang dipakai oleh pasukan mading saat ini hanya cukup mendesain layout mading dengan rapi dan menata artkel dengan terstruktur. Setelah tiba hari untuk mengumpulkan foto mading yang akan dilaksanakan pada tangga 17 September, dengan waktu paling lambat adalah pukul 24.00 sebelum tangga 18 September dini hari,para pasukan Mading SMA Pomosda sudah memegang prinsip optimis hingga pengumuman yang dinanti tiba.

Hal tersebut juga tidak lupa dari dukungan Ustadz dan Ustazdah yang menbina selam proses kerja mading dilakukan. Jika dihitung ternyata persiapan yang dilakukan mading tidak lama. Karena dalam waktu sekitar tiga minggu mereka dapat menyelesaikan mading  bertemakan modern ethnic yang telah disuguhkan oleh panitia perlombaan di Kediri School Contest. Berkat kerja keras yang sangat solid akhirnya hasilnya bisa menggugah semangat yang membara bagi diri pelajar. Dan kini mereka tinggal menyelesaikan sedikit kekurangan yang ada dan memotret hasil mading yang telah digarap. Tepat pada tanggal 17 Sepetember mereka kirim,dan termotivasi untuk menjadi pelajar yang berkompetensi dan bersabar menunggu pengumuman yang diarapkan dapat membuahkan hasil.(Faizal)
READ MORE - Hampir Mendekati 100%,Waktu Pengumpulan Foto Mading Menghitung Jari

Kamis, 15 Maret 2012

Terus Latihan untuk Lebih Baik

BERAPI-API : Para anggota acoustic SMA POMOSDA menjalani latihan dengan semangat
NGANJUK- Menjelang diselenggarakannya Final Party School Contest VI pada tanggal 23-25 Maret 2012, para peserta school contest SMA POMOSDA tengah bersiap-siap menyambutnya dengan persiapan yang matang. Salah satunya yaitu para peserta School Acoustic Ethnic Contest SMA POMOSDA. Mereka mengaku penampilan mereka sekarang jauh lebih baik dari pada ketika mereka tampil di depan teman-teman mereka pada acara POMOSDA Goes to Kediri pada hari Sabtu malam,(10/03). “Ya lebih bagus lah mas, saya aja banyak peningkatan kok. Bahkan tidak hanya saya, tapi kami satu tim sudah bermain bagus.” Ujar Dian Fernando (peserta School Acoustic Ethnic Contest).

Melihat penampilan sabtu malam menjadi sebuah pengalaman yang mengajarkan banyak hal pada mereka, mereka pun terus melakukan latihan secara rutin dan bersungguh-sungguh. Latihan ini bertujuan agar nanti jika mereka tampil di Final Party, mereka menjadi jauh lebih siap dari pada sebelumnya. Selain itu, mereka memang suka dalam bermain musik sehingga semangat mereka menjadi terpacu.”Kami ini latihan gini biar kami bisa lebih siap ntar kalo kami lolos ke babak final, yang jelas kami sangat optimis, kami sangat optimis sekali. Jika memang nanti kami tidak lolos ini tidak akan mengecewakan kami.” Ujar Zainal Fanani (peserta School Acoustic Ethnic Contest).

 Pelaksanaan latihannya sendiri dilakukan di ruang Angklung, karena instrumen yang mereka gunakan ada kaitannya dengan Angklung. Kebetulan sekali di SMA POMOSDA tersedia instrumen Angklung sehingga mereka dapat menggunakannya. Sebagian besar dari mereka adalah santri yang mengikuti extrakurikuler Angklung. “Beruntung sekali kami punya Angklung, jadi kami bisa memanfaatkannya. Lagipula kami ikut lomba ini bukan hanya sekedar ikut lomba, tapi karena kami ingin menunjukkan pada khalayak bahwa sekolah kami bukan pondok biasa.” Tegas Dian Fernando. Para dewan asatidz pun ikut mendukung mereka dalam ajang yang sangat bergengsi ini.(ari)
READ MORE - Terus Latihan untuk Lebih Baik

Selasa, 13 Maret 2012

Semangat Para School Journalist Blog SMA POMOSDA

Final Party School Contest VI sudah diambang pintu. Para School Journalist Blog dari SMA POMOSDA tengah berjuang sekuat tenaga mereka untuk memperoleh hasil yang tidak mengecewakan. Tiga group School Journalist Blog telah dipersiapkan guna menghadapi School Contest VI yang Final Party-nya akan diselenggarakan pada tanggal 23-25 Maret mendatang. Dengan fasilitas yang mencukupi mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Setiap sore dan malam mereka terus menggarap pekerjaan mereka hingga tuntas kelak. Mereka mengaku senang dalam mengerjakan blog mereka dan mereka juga mengatakan bahwa mereka sangat optimis dan antusian untuk menyongsong School Contest kali ini. Berikut daftar peserta School Journalist Blog Contest dari SMA POMOSDA :

1.    http://kilaspomosda.blogspot.com
-    Muhammad Murtadha Ramadhan (Ado-Lay outer)
-    Faizal Syahr Qomarudin (Faizal-Photographer)
-    Muhammad Arif Asy-Syathori (Arif-Journalist)

2.    http://lintaspomosda.blogspot.com
-    Mustofa Abdul Hanan (Hanan-Lay outer)
-    Dinda Nindya Putri (Dinda-Photographer)
-    Achmad Ali Fauzi (Ali-Journalist)

3.    http://the2012sc.blogspot.com
-    Endro Prasetyo (Endro-Lay outer)
-    Hamdanah Imtiyas Baiha (Hamdanah-Photographer)
-    Ima Nur Laily  (Ima-Journalist)

Semangat berapi-api menyumat jiwa mereka.”Kami pasti bisa haha, kita akan benar-benar berjuang demi sekolah kami. Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan kami, ini merupakan peluang emas bagi kami.” Ujar Ado. Perpustakaan merupakan rumah mereka sekarang. Setiap hari mereka terus mengerjakan blog mereka. “Optimis kami muncul dari kami sendiri, kami mencari motivasi dari berbagai sumber motivasi. Dari mulai ustad, orang tua, hingga teman-teman kami. Sehingga kami berasa mengemban tugas yang tidak boleh kami anggap kecil.” Papar Ari. Sebelum tanggal 23 Maret mereka akan tetap seperti ini.(ari)
READ MORE - Semangat Para School Journalist Blog SMA POMOSDA

Senin, 12 Maret 2012

Dikejar Waktu, Semangat pun Terpacu

     NGANJUK- Deadline pembuatan mading dalam rangka ikut serta Kediri School Contest VI kini tinggal tersisa 3 hari lagi. Pada tanggal 15 Maret tepatnya pada hari Kamis foto mading yang telah dibuat harus dikirim kepada Radar Kediri melalui Via E-mail. Mereka terlihat sangat serius dan bergegas dalam mengerjakan madingnya tersebut. Meskipun banyak kendala teknis maupun non-teknis mereka tetap berjuang untuk menyelesaikan pekerjaannya tersebut. “Kami megalami kendala, berbagai kendala ya, terutama karena kepala kami banyak, jadi ketika ide-ide itu keluar bersamaan, akhirnya kami beradu pendapat, itulah kendala kami yang utama.” Papar Mukhlis (anggota kru mading).
                   
     Dalam pengerjaannya, mereka mengerjakan mading tersebut di asrama SMP POMOSDA yang kosong. Beruntung karena lokasi yang dekat dengan tempat persediaan bangunan, kendala mereka dalam hal peralatan sudah bukan menjadi sebuah kendala yang menghambat dalam pekerjaan mereka. “Ya, kalo masalah peralatan ya kami itu beruntung ya, soalnya tempatnya dekat sama tempat alat-alat bangunan, jadi kalo butuh  tinggal ambil. Tapi sayangnya karena peralatan-peralatannya sering digunakan jadi banyak yang rusak juga."Ucap Aruhul (koordinator Survior).
                    
      Meskipun begitu, dalam pengerjaannya mereka tidak sesuai dengan jadwal. Jadwal yang telah dibuat seharusnya pada hari ini, tepatnya tanggal 12 Maret harus selesai dan dikirim kepada Radar Kediri. Sudah 65 % bagian mading yang telah mereka buat. Selanjutnya mereka akan berlembur hingga hari Rabo,(15/03). “Alhamdulillah sudah 65 % jadi mading ini dari perencanaan awal. Untuk selanjutnya terpaksa kami akan terus berlembur hingga benar-benar siap seperti perencanaan awal kami,” Ujar Dheva (koordinator Lay Outer mading).
                     
         Mereka juga mendapat banyak dukungan dari para ustad maupun para santri. Hal ini pula yang membuat mereka tetap semangat walaupun mereka lelah pikiran dan fisik.” Kami tetap semangat, karena kami optimis dan kami akan memberikan yang terbaik buat sekolah kami, masalah menang atau kalah itu urusan belakang, yang penting memberikan yang terbaik lah.” Ucap Samsul (anggota kru mading) dengan tersenyum. Dalam pembuatannya para pedamping selalu mengarahkan dan membimbing mereka, sehingga ketika bekerja tidak terjadi banyak kesalahan dan lebih tepat. “Kami selalu didampingi para pendamping kami dalam mengerjakan mading ini, biar gak salah-salah.” Ujar Fuad ,anggota kru mading.(ari)

READ MORE - Dikejar Waktu, Semangat pun Terpacu

Minggu, 11 Maret 2012

Apresiasi Peserta dalam Musik Tradisional

UJI KELAYAKAN : Tampilan Grup Acoustic SMA POMOSDA saat gladi bersih
NGANJUK-Menunggu datangnya seleksi perlombaan School Contest VI yang bertemakan Modern  Ethnic,khususnya perlombaan di bidang  kesenian musik daerah yaitu School Acoustic Ethnic Contest, tentu saja harus dipersiapakan dengan sungguh-oleh para peserta. Karena itu merupakan suatu ciri kesenian budaya di Indonesia dan diusahakan untuk tidak mengilangkan kekentalan budaya tersebut. Hal tersebut diapresiasikan oleh pelajar SMA Pomosda yang mengikuti perlombaan dalam prosesi gladi bersih yang dilaksanakan kemarin malam pada tanggal 10 Maret 2012. Suara gitar akustik dan alunan angklung mengiringi nyanyian lagu daerah dengan harmonis. Selain itu lagu yang dilantunkan oleh pelajar SMA Pomosda untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi seleksi perlombaan  School Acoustic Ethnic Contest  pada acara Kediri School Conetst VI sudah dimantapkan.

"Gambang suling kumandang swarane,tulat-tulit kepenak unine", suara Roni sebagai salah satu peserta anggota dalam group akustik Pomosda."Kita hanya berpartisipasi saja,jikalau menang kami bersyukur kalau tidak ya kami bangga bisa membawa nama Pomosda",jelas juga Dian Fernando sebagai pemain gambang dalam group.

Sesi gladi bersih ini para pelajar SMA Pomosda yang menjadi peserta dalam  School Acoustic Ethnic Contest berusaha tampil sebaik mungkin dan menunjukkan bahwa budaya di Indonesia memang benar-benar original dan dilestarikan oleh generasi bangsa yang berbudaya dan bermoral. Setelah sesi gladi, para peserta akustik Pomosda juga menaruh harapan supaya terjadinya sportivitas dalam seleksi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2012 atau pada saat Final Party digelar.(faizal)
READ MORE - Apresiasi Peserta dalam Musik Tradisional

Persiapan Matang,Penampilan pun Menantang

NGANJUK-Persiapan demi persiapan telah dilakukan telah  oleh pelajar Sekolah Menengah Atas Pondok Modern Sumber Daya At Taqwa yang menjadi peserta  dalam perlombaan Kediri school Contest VI yang diadakan di Kota Kediri. Dalam perlombaan yang akan digelar tentu saja akan melaksanakan seleksi pada kriteria tertentu. Seperti halnya pada lomba School Band Contestan  yang akan diadakan seleksi pada tanggal 17 Maret 2012, pelajar dari SMA Pomosda yang mengikuti perlombaan tersebut akan dilatih kekuatan mental  dalam menguasai panggung sebelum seleksi band dilaksanakan. Kemarin malam,pada tanggal 10 Maret 2012, di aula Balairung Pomosda peserta School Band Contest dari SMA Pomosda melakukan sebuah geladi bersih dalam rangka pelatihan penguasaan panggung sebelum mereka terjun langsung di tempat publik umum yang sangat terbuka, seperti tempat yang akan dilakukan seleksi yaitu di Kediri Mall.

 Sesi permulaan pada saat diadakannya geladi bersih berlangsung sangat atraktif dan penuh harmoni. Freedom (Band SMA Pomosda) yang menjadi andalan untuk mengikuti seleksi dalam School Band Contest memperlihatkan kepiawaiannya kepada para pelajar SMA Pomosda yang ikut menyaksikan penampilan Freedom.Mereka seperti merasa terhipnotis oleh salah satu personil dari Freedom yaitu Muhammad Sulton Arifin dengan permainan bassnya yang sangat atraktif dan kekompakan mereka yang tidak pernah ketinggalan.

Ada dua buah lagu yang dibawakannya,yaitu lagu daerah  Gambang Suling yang telah diaransement dan merupakan lagu wajib ,serta lagu pilihan yang berjudul Mencintaimu dari Asap Band."Ya awal tampilan pada gladi ini rasanya nervous,dredeg,pingin nangis dan banyak deh,campur-campur",jelas Via sebagai vokalis dari Freedom. Namun demikian ,persiapan mental merupakan senjata paling ampuh untuk menghadapi apapun dan juga kerjasama yang erat antar satu anggota dengan anggota yang lain,seperti halnya lomba School Band Contest ini.(faizal)
READ MORE - Persiapan Matang,Penampilan pun Menantang

Uji Coba Peserta ILP's Got Talent di Panggung POMOSDA


NGANJUK-Seleksi awal para peserta ILP's Got Talent pun telah diambang pintu. Persiapan secara teknis dan materi pun dimaksimalkan sedini mungkin oleh para peserta. Sabtu(10/3) malam tepatnya di balairung POMOSDA, para peserta ILP's Got Talent yang mewakili SMA dan SMP POMOSDA pun menguji mental dan kelayakan mereka di depan para santri lain dan juga para ustadz.

Tampilan yang sangat beragam yaitu public speaking, broadcasting, story telling dan puisi b.inggris dengan.Modern Ethnic, tema KSC VI menginspirasi mereka untuk mengambil tema tentang kebudayaan Indonesia " Tema public speaking saya yaitu menjaga kebudayaan Indonesia agar generasi muda dapat mejaga dan mepertahankan keeksisan budaya bangsa kita."tutur Soni Chamid Syaifullah (17), penampil public speaking ILP's Got Talent .Ternyata, para peserta pun memiliki motivasi dan tujuan yang beragam dalam mengikuti lomba ini. "Yah, saya ikut lomba seperti ini karena ada pengalaman dulu di provinsi sempat juara 2 broadcasting, dan kali aja kesempatan ini saya bisa juara lagi" jelas Syahroni Nur Arifin (17),penampil broadcasting ILP's Got Talent

Perasaan grogi atau nervous pun sempat tak luput dari beberapa peserta yang tampil pada gladi resik tersebut. "Pertamanya lancar-lancar aja dan gak grogi, tapi pas lupa teksnya nervousnya muncul deh."seru Fahmi Al-Husaini (16), penampil public speaking ILP's Got Talent. Uji coba tersebut pun sangat membawa dampak positif bagi mental peserta dan juga teknis penampilan mereka kelak. (ado)
READ MORE - Uji Coba Peserta ILP's Got Talent di Panggung POMOSDA

Sabtu, 10 Maret 2012

Sosialisasi KSC VI, Para Santri POMOSDA Antusias


ANTUSIAS : Ucky melontarkan pertanyaan seputar Kediri School Contest VI
NGANJUK- School contest memang sudah tidak asing lagi bagi telinga para pelajar se-ekskaresidenan Kediri. Tahun ini, Radar Kediri akan menyelenggarakan school contest VI dengan tema Modern Ethnic. Tim radar kediri pun mengadakan sosialisasi di beberapa sekolah SMA maupun SMP untuk menjelaskan tekhnis perlombaan tahunan tersebut.


Salah satu sekolah yang dikunjungi yaitu POMOSDA.Tepatnya Rabu(7/3) di balairung POMOSDA, tim radar kediri mempresentasikan tekhnis event-event dalam School Contest VI dan mencetuskan latar belakang  tema Sc tahun ini. "Tujuan yang kita petik yaitu Modern Ethnic ini yaitu agar anak muda termotivasi untuk melestarikan dan mengenal budaya asli Indonesia agar tidak punah dilandas zaman modern.

Antusias para santri POMOSDA pun muncul pada sosialisasi siang hari itu dengan seputar pertanyaan tentang KSC VI. Satu pertanyaan pun dihargai satu buku Ekspedisi Brantas 1 susunan Radar Kediri dari tim Radar Kediri

Momen tersebut pun dapat menjadi bahan jurnalistik bagi para Journalist-Blog SC VI untuk menjadi berita pre-final party. "Sosialisasi ini banyak membuahkan manfaat bagi para santri POMOSDA khususnya para peserta KCS VI, disamping itu juga dapat menjadi bahan berita untuk saya dalam label berita pre-final party." cetus Achmad Ali Fauzi,peserta jurnalist-blog SC VI. Para peserta pun semakin terdorong untuk mempersiapkan event-event KSC VI yang diikutinya.(ado)

READ MORE - Sosialisasi KSC VI, Para Santri POMOSDA Antusias

 
Copyright@ Kilas POMOSDA | Editted by Murtadha Ramadhan | Arif Asy-Syathori | Designed By SMA POMOSDA